Situs Menanga Solor Flores Timur: Jejak Islam di Nusa Tenggara Timur (NTT)

Muhamad Murtadlo

Abstract


Solor Island, East Flores considered as one gate of the presence of three major religions (Islam, Catholicism, Christianity) in East Nusa Tenggara. The existence of Lohayong fort built by Portuguese (1566) became the beginning discussionabout history of religion in that area. This study was formulated to answer the question: whether Islam first present on the Solor Island? What kinds of evidencesthat prove of existence Islam on this island? Using archaeological and literature studies, the study concluded that there is some evidence like the presence of ulama Joe Pattiduri in Menanga at 13th century, the Fort of Menanga and the alliance of the five royal beach (Solor Watanlema). This facts also shows that Islam has been present before the Portuguese presence in the island.
Keywords: Sites, Menanga, Watanlema

Pulau Solor, Flores Timur menjadi saksi penting masuknya tiga agama besar (Islam, Katholik, Kristen) di Nusa Tenggara Timur (NTT). Keberadaan Benteng Lohayong yang dibangun Portugis (1566) menjadi awal diskusi masuknya agama di NTT. Penelitian ini dirumuskan untuk menjawab pertanyaan: apakah Islam lebih dahulu hadir di Pulau Solor? bukti apa saja yang bisa kita saksikan tentang Islam di Pulau Solor ini? Pendekatan kajian menggunakan studi arkeologi dan pustaka. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ada beberapa bukti seperti hadirnya ulama Joe Pattiduri di Menanga abad 13, keberadaan Benteng Menanga dan Aliansi 5 kerajaan pantai Solor Watanlema. Fakta ini juga menunjukkan bahwa bahwa Agama Islam telah hadir sebelum Portugis hadir di Pulau Solor.
Kata-kata Kunci: Situs, Menanga, Watan Lema

Keywords


Situs; Menanga; Watan Lema;

Full Text:

PDF-INDONESIAN

References


Alwi, Des. Sejarah Maluku: Banda Naira, Ternate, Tidore dan Ambon. Jakarta: Dian Rakyat, 2005

Ardhana, I Ketut, Penataan Nusa Tenggara Pada Masa Kolonial 1915-1950. (Jakarta: PT RajaGrafinda Persada, 2005).

Gomang, Syafrudin R dkk, Lohayong Solor: Refleksi Menuju Masa Depan, (Surabaya: JP Books, 2008)

Hagerdal, Hans. Catatan Sejarah di Solor (terjemahan). Sweden: Departemen Sastra Universitas Vaxjo, tt.

Tasuku Sato dan P Mark Tennien, Aku Terkenang Flores, (Ende: Penerbit Nusa Indah, 2005).

Widiyatmika, Munandjar. Sejarah Islam di Nusa Tenggara Timur. Kupang: Pusat Pengembangan Madrasah, 2004

-------, Menelusuri Jejak Islam di Bumi Cendana. Kupang: Pusat Pengem¬¬bangan Madrasah, 2008

-------, Lintasan Sejarah Bumi Cendana, Kupang: Pusat Pengem-bangan Madrasah, 2012

Islam di NTT Bermula dari Solor. http://indonesiatimur.co/2013/04/09/ Akses 9 Agustus 2016

Sejarah Suku Solor. http://suku-dunia.blogspot.co.id/2015/01/ akses tanggal 9 Agustus 2016

Seni Budaya Nusa Tenggara Timur/Flores Timurhttp://asirphotostudio. blogspot.com/2012/11/seni-budaya-nusa-tenggara-timurflores.html Akses 25 Agustus 2014




DOI: http://dx.doi.org/10.31291/jlk.v15i1.517

Article Metrics

Abstract view : 0 times
PDF-INDONESIAN - 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 Puslitbang Lektur, Khazanah Keagamaan dan Manajemen Organisasi

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

lantai 18, Puslitbang Lektur, Khazanah Keagamaan dan Manajemen Organisasi
Jalan M.H. Thamrin No.6, Menteng, RT.2/RW.1, Kb. Sirih, Menteng,
Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10340
Tlp/Fax: (021) 3920718
Handphone: +6281299366151
E-mail: jurnal.lektur@gmail.com


Creative Commons Licence
Jurnal Lektur Keagamaan by Puslitbang Lektur, Khazanah Keagamaan dan Manajemen Organisasi is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at https://jurnallekturkeagamaan.kemenag.go.id/index.php/lektur.