Prof. Dr. KH. Ali Mustafa Yaqub, MA. : Muhaddis Nusantara Bertaraf Internasional

Nasrullah Nurdin

Abstract


In Indonesia, Hadith studies are a rare discipline, if not a very rare one. This raises a lot of concerns within the Muslim community about the frequent use of false (maudhû '), semi-fake (matrûk), and weak (dha'īf) Hadiths, or claiming things that are not as part of Prophetic traditions. This article attempts to review the scholarly background, the ideas, and the scientific contribution of Prof. Dr. Kiai Ali Mustafa Yaqub, MA to the development of the study of hadith in the archipelago. This paper considers that it is not easy to find people who may be called as a muhaddith (expert of Hadith) within the meaning of its terminology. In fact, the Hadith is the second source of authority (secondary resources) in Islam after the Qur'an. Learning from the figure of Kiai Ali Mustafa Yaqub, every Muslim should know and understand at the same hadith interpret the Hadith, therefore, as it is essential in understanding the contents of the Qur'an.
Keyword: Prominent Muslim, Hadith studies, Orientalism, Darus Sunnah, Essay Ulama, Indonesia

Studi hadis di Indonesia terlihat masih jarang, kalau tidak dikatakan sangat langka. Hal ini menimbulkan banyak sekali persoalan di tengah-tengah masyarakat Muslim tentang penggunaan hadis-hadis palsu (maudhû’), semi palsu (matrûk), dan lemah (dha’īf), atau mengklaim halhal yang bukan hadis sebagai hadis Nabi. Artikel ini mencoba mengulas latar belakang keilmuan, sumber gagasan pemikiran, dan kontribusi ilmiah Prof. Dr. Kiai Ali Mustafa Yaqub, MA terhadap perkembangan kajian hadis di Nusantara. Tulisan ini beranggapan bahwatidak mudah menemukan orang yang dapat disebut sebagai seorang muhaddis (ahli hadis) dalam arti terminologis. Padahal, hadis adalah sumber otoritas kedua (secondary resources) dalam agama Islam setelah Al-Qur’an. Belajar dari figur Kiai Ali Mustafa Yaqub, setiap muslim sudah seharusnya mengetahui dan memahami hadis sekaligus menginterpretasi ucapan agung Rasulullah SAW tersebut sebagaimana kemestian dalam menghayati isi Al-Qur’an.
Keyword: Tokoh Muslim, Kajian Hadis, Orientalisme, Darus Sunnah, Karya Tulis Ulama, Indonesia.

Keywords


Tokoh Muslim; Kajian Hadis; Orientalisme; Darus Sunnah; Karya Tulis Ulama; Indonesia

Full Text:

PDF

References


Al-Qur’an dan Tafsirnya Kementerian Agama Republik Indonesia,

Jakarta: PT. Sinergi Pustaka Indonesia, 2012.

Azra, Azyumardi. Jaringan Ulama Timur Tengah dan Kepulauan Nusantara Abad XVII dan XVIII: Akar Pembaruan Islam Indonesia,

Edisi Perenial, Jakarta: Kencana Prenada Media, 2013.

Bazruzzaman, KH. Ahmad Dimyati, MA. Zikir Berjamaah; Sunnah atau Bid’ah, Jakarta: Republika, 2003.

Buku Album Wisuda Sarjana ke-14, tahun 1437 H/2016 M.

Buku Album Wisuda Sarjana (haflah al-takharruj) Darus Sunnah International Institute for Hadith Sciences Indonesia Malaysia

ke-12, Jakarta 1435 H/2014 M

Bizawie, Zainul Milal. Masterpiece Islam Nusantara Sanad dan Jejaring Ulama-Santri (1830-1945), Tangerang: Yayasan Compass Indonesiatama, 2016.

Dahri, Harapandi dkk, Mastery Learning pada Pondok Pesantren Melalui Metode Sorogan dan Bandongan, Jakarta: BLA Jakarta, 2008.

Dhofier, Zamakhsyari. Tradisi Pesantren: Studi Pandangan Hidup Kyai dan Visinya Mengenai Masa Depan Indonesia, Edisi Revisi. Jakarta: LP3ES, 2015.

Efendi, Riki. Pemikiran dan Aktivitas Dakwah Prof. Dr. KH. Ali Mustafa Yaqub, MA, Jakarta: UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, 2009.

Fathullah, Ahmad Lutfi. Jalan Santri Menjadi Ulama, Jakarta: Al-Mughni Press, 2006.

------,Selangkah Lagi Mahasiswa UIN jadi Kiai, Jakarta: AlMughni Press, 2007.

Himpunan Fatwa Dewan Syariah Nasional Edisi Ketiga Diterbitkan atas Kerjasama DSN MUI dengan Bank Indonesia (BI), Gaung Persada, 2006.

Hartono, Perkembangan Pemikiran Hadis Kontemporer di Indonesia: Studi atas Pemikiran Abdul Hakim Abdat dan Ali Mustafa Yaqub, Jakarta: Sekolah Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, 2009.

Haedari, Amin, dkk., Masa Depan Pesantren Dalam Tantangan Modernitas dan Tantangan Kompleksitas Global, Jakarta: IRD Press, 2005.

Izzuddin, Ahmad. Arah Kiblat dan Fatwa MUI dalam buku Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Dalam Perspektif Hukum dan Perundang-Undangan, Jakarta: Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI, 2012.

Info Seleksi Penerimaan Mahasantri Baru (thullab al-judud) Darus Sunnah International Institute for Hadith Sciences, Tahun Akademik 2016-2017

Khalid, Khalid Muhammad. Karakteristik Perihidup 60 Sahabat Rasulullah, Penerjemah: Mahyuddin Syaf, Bandung: CV Dipenogoro, 2002.

Kholidah, Ni’ma Diana. Kontribusi Ali Mustafa Yaqub terhadap Perkembangan Kajian Hadis Kontemporer di Indonesia, Jakarta: Fakultas Ushuluddin UIN Syarif Hidayatullah, 2011.

Mas’ud, Abdurrahman. Dari Haramain ke Nusantara: Jejak Intelektual Arsitek Pesantren, Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2006.




DOI: http://dx.doi.org/10.31291/jlk.v14i1.481

Article Metrics

Abstract view : 0 times
PDF - 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2016 Puslitbang Lektur, Khazanah Keagamaan dan Manajemen Organisasi

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

lantai 18, Puslitbang Lektur, Khazanah Keagamaan dan Manajemen Organisasi
Jalan M.H. Thamrin No.6, Menteng, RT.2/RW.1, Kb. Sirih, Menteng,
Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10340
Tlp/Fax: (021) 3920718
Handphone: +6281299366151
E-mail: jurnal.lektur@gmail.com


Creative Commons Licence
Jurnal Lektur Keagamaan by Puslitbang Lektur, Khazanah Keagamaan dan Manajemen Organisasi is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at https://jurnallekturkeagamaan.kemenag.go.id/index.php/lektur.