Apresiasi Intelektual Islam terhadap Naskah Klasik Keagamaan

Nasrullah Nurdin

Abstract


Naskah klasik (manuskrip, manuscripts) nusantara merupakan salah satu kekayaan khas budaya bangsa Indonesia yang belum banyak tersentuh perhatian dan hanya terjamah dalam komunitas terbatas di kalangan para intelektual yang berkecimpung di bidangnya, sehingga keberadaannya dapat punah ditelan masa dan usia. Padahal, keberadaannya tidak ada bedanya dengan peninggalan cagar budaya lainnya, seperti candi, istana, tempat ibadah, museum, dan lain sebagainya, bahkan jumlah naskah klasik jauh lebih besar. Naskah Islam Nusantara merupakan salah satu warisan Islam yang tidak ternilai di negeri ini. Banyaknya naskah yang tersebar di masyarakat menarik minat para peneliti, pemerhati naskah, bahkan kolektor naskah untuk terus-menerus melakukan inventarisasi dan pendataan naskah-naskah tersebut. Pentingnya naskah atau manuskrip sebagai sebuah benda cagar budaya yang harus dilindungi dan bermanfaat bagi evaluasi dan pengembangan kebudayaan sudah barang tentu akan menjadi nilai tersendiri bagi bangsa ini di mata internasional. Artikel ini akan menyoroti hal-ihwal apresiasi kaum intelektual muslim Indonesia terhadap naskah klasik keagamaan.

Kata kunci: Manuskrip, Filologi, Kebijakan Pemerintah, Apreasiasi

 

Manuscripts of the archipelago is one of the important Indonesian cultural treasures which are mostly neglected and only being paid attention by limited intellectual communities who are expert in their field so that its existence is threatened with the passage of time. The existence of this manuscript is similar with that of other cultural legacies such as temples, palaces, places of worships, museums, etc. The number of manuscript is even more than these cultural heritages. Islamic manuscript of the archipelago is one of the invaluable Islamic heritages of this country. These large number of manuscripts have attracted the interest of researchers and those who are concerned with the manuscript and even the manuscript collectors to continually do inventorization and data recording of these manuscripts. The urgency of manuscript as a cultural heritage that needs to be protected for the sake of cultural evaluation and development in the future . This article will secutiuize some lights on Indonesian Muslim intellectual appreciation to the religious manuscript.

Keywords: Manuscript, Filology, Government Policies, Appreciation.


Keywords


Manuskrip, Filologi, Kebijakan Pemerintah, Apresiasi

References


Baried, Siti Baroroh dkk. 1994, Pengantar Teori Filologi. Yogyakarta: Badan Penelitian dan Publikasi Fakultas UGM.

Fakhriati. 2012. Buletin Khazanah Keagamaan. Puslitbang Lektur dan Khazanah Keagamaan, Edisi 1 Thn IV, Januari-April.

Fathurrahman, Oman. 2007. “Pengantar BAB I”, dalam Nabilah Lubis, Naskah, Teks, dan Metode Penelitian Filologi, (Jakarta: Yayasan Media Alo Indonesia.

Fathurrahman, Oman. 2010. Filologi dan Islam Indonesia. Jakarta: Puslitbang Lektur dan Khazanah Keagamaan Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI.

Hidayat, Syarif. 2010. “Naskah Sunda Islami sebagai Fakta Sejarah Perkembangan Islam di Tatar Sunda”, Jurnal Lektur Keagamaan, Vol 8, No 1 Juni. Jakarta: Badan Litbang dan Diklat Kemenag.

Jabali, Fuad. 2009. “Islam, Teks, dan Sejarah: Setali Tiga Uang”, Jurnal Lektur Keagamaan Vol. 7 No. 1. Jakarta: Puslitbang Lektur Keagamaan Badan Litbang dan Diklat.

Jabali, Fuad. 2010. “Manuskrip dan Orisinalitas Penelitian”, Jurnal Lektur Keagamaan Vol 8, No 1, Juni. Jakarta, Puslitbang Lektur Keagamaan Balitbang Kemenag Pusat.

Loir, Henri Chambert dan Fathurrahman, Oman. 1999. Khazanah Naskah: Panduan Koleksi Naskah-Naskah Indonesia Se-Dunia. Jakarta: EFEOYayasan Obor Indonesia.

Lubis, Nabilah. 2005. “Kajian Filologi di Indonesia”, Jurnal Lektur Keagamaan Vol 3, No 1. Jakarta: Puslitbang Lektur Keagamaan.

Lubis, Nabilah. 2007. Naskah, Teks, dan Metode Penelitian Filologi. Jakarta: Yayasan Media Alo Indonesia.

Mu’jizah., 2005. “Tiga Surat Duka Raja dan Keindahan Visual-nya”, Jurnal Lektur Keagamaan. Jakarta: Puslitbang Lektur Keagamaan Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI, Vol. 3, No 1.

Tim Peneliti Balai Litbang Agama Jakarta. 2013. Koleksi dan Katalogisasi Naskah Klasik Keagamaan Bidang Tasawuf. Jakarta: BLA Jakarta.

Tjandrasasmita, Uka. 2012. Naskah Klasik dan Penerapannya bagi Kajian Sejarah Islam di Indonesia. Jakarta: Puslitbang Lektur dan Khazanah Keagamaan Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama.




DOI: http://dx.doi.org/10.31291/jlk.v13i2.237

Article Metrics

Abstract view : 0 times
PDF (Bahasa Indonesia) - 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2015 Puslitbang Lektur, Khazanah Keagamaan dan Manajemen Organisasi

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

lantai 18, Puslitbang Lektur, Khazanah Keagamaan dan Manajemen Organisasi
Jalan M.H. Thamrin No.6, Menteng, RT.2/RW.1, Kb. Sirih, Menteng,
Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10340
Tlp/Fax: (021) 3920718
Handphone: +6281299366151
E-mail: jurnal.lektur@gmail.com


View My Stats
Creative Commons Licence
Jurnal Lektur Keagamaan by Puslitbang Lektur, Khazanah Keagamaan dan Manajemen Organisasi is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at https://jurnallekturkeagamaan.kemenag.go.id/index.php/lektur.